Kuraba keheningan dalam keramaian
Kutatap waktu yang
terus berlalu
Kupanjat hujan walau
mustahil
Walau dunia
menertawaiku
Kumasih duduk disudut
jalan
Tempat pertama
kumelihatmu
Menantimu
Menunggumu
Hingga habis waktuku
Mereka menganggapku gila
Namun,aku lebih gila dan
bodoh jika melepaskanmu
Saat kumelihat senyummu
Aku hanyut terbawa
khayalku
Tak peduli langit bumi
menertawakanku
Karna kau telah mencuri
hati dan bahagiaku
Kau tutupi aku dengan duniamu,
Dan akan kusempurnakan
akhiratmu







0 komentar:
Posting Komentar