Rabu, 22 Januari 2014

Tanpa Kata Menyerah

Sebuah benda bening keluar dari sudut matanya
Terduduk diatas hamparan impian  
Wajahnya meringis,entah kenapa 
Berontah seakan tertekan 
Menjerit,namun tak didengar 

Ternyata ada lobang 
Bukan disepatu atau pakainnya
Tapi ada lobang di hatinya 
Wajah lelahnya dipenuhi guratan 
Guratan pengorbanan atas nama impian 
Walau para binatang mencibirnya 
Tak sedikitpun ada kata menyerah 

Tapi kini dia terdiam dalam hening 
Tersandung kerikil yang menjatuhkannya 
Saat uang berbicara,semangatpun tak cukup untuk sebuah impian 
Menyalahkan diri atau nasib bukanlah jalan baginya 
Berusaha mungkin lebih baik,agar tak ada penyesalan

0 komentar:

Posting Komentar